Deskripsi
Luas panen tanaman cabai rawit di Kabupaten Minahasa Tenggara pada tahun 2025 menunjukkan sebaran yang berbeda-beda di setiap kecamatan. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh kondisi agroklimat, ketersediaan lahan pertanian, pola tanam, serta minat petani dalam membudidayakan komoditas cabai rawit.
Kecamatan dengan luas panen terbesar menjadi sentra utama produksi cabai rawit di Kabupaten Minahasa Tenggara, sehingga berperan penting dalam memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat maupun pasokan ke wilayah sekitar. Sebaliknya, beberapa kecamatan memiliki luas panen yang relatif kecil, yang mengindikasikan bahwa cabai rawit belum menjadi komoditas hortikultura utama atau lahan yang dimanfaatkan masih terbatas.
Data luas panen ini memberikan gambaran mengenai distribusi kegiatan budidaya cabai rawit di Kabupaten Minahasa Tenggara selama tahun 2025. Informasi tersebut dapat menjadi dasar dalam perencanaan pengembangan komoditas hortikultura, penyusunan kebijakan pertanian, serta penentuan program peningkatan produksi dan produktivitas cabai rawit pada tahun-tahun berikutnya.