Deskripsi
Berdasarkan data tutupan dan penggunaan lahan tersebut, kondisi wilayah menunjukkan bahwa lahan kritis merupakan kategori dengan luasan terbesar, yaitu mencapai 69.549,67 ha, diikuti oleh lahan pertanian sebesar 55.847,89 ha dan tutupan vegetasi beserta konversinya sebesar 14.423,77 ha. Sementara itu, tutupan hutan memiliki luas 10.247,81 ha, sedangkan perkebunan mencapai 1.060,87 ha dan lahan terbuka sebesar 1.782,71 ha. Luas permukiman tercatat sebesar 1.949,88 ha, sementara badan air memiliki luasan relatif kecil, yaitu 215,34 ha. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan didominasi oleh lahan pertanian dan lahan kritis, sedangkan tutupan hutan dan badan air memiliki proporsi yang lebih kecil. Kondisi ini dapat menjadi gambaran awal dalam mengevaluasi perubahan tutupan lahan, tingkat tekanan terhadap lingkungan, serta kebutuhan pengelolaan dan rehabilitasi lahan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan di wilayah kajian.