Deskripsi
Data Hortikultura Kabupaten Minahasa Tenggara Tahun 2025 menyajikan informasi mengenai komoditas hortikultura berdasarkan kecamatan, kelompok komoditas, luas tanam, luas panen, produksi, satuan produksi, dan produktivitas. Kelompok komoditas yang tercantum dalam data meliputi sayuran, buah-buahan, dan tanaman obat.
Pada kelompok sayuran, Kecamatan Ratahan tercatat memiliki komoditas cabai dengan luas tanam 12 Ha, luas panen 50,5 Ha, produksi 20,3 ton, dan produktivitas 0,4. Komoditas tomat di Kecamatan Ratahan memiliki luas tanam 16,50 Ha, luas panen 27,50 Ha, produksi 5,5 ton, dan produktivitas 0,2. Sementara itu, komoditas bawang merah di Kecamatan Belang memiliki luas tanam 1,70 Ha, luas panen 2,70 Ha, produksi 1,38 ton, dan produktivitas 0,5.
Pada kelompok buah-buahan, Kecamatan Pusomaen tercatat memiliki komoditas pisang dengan data luas tanam 4.615 rumpun, luas panen 1.387 rumpun, dan produksi 154,26 ton, dengan produktivitas 0,1. Selain itu, komoditas mangga memiliki luas tanam 34, luas panen 85, produksi 3,4 ton, dan produktivitas 0,04.
Untuk kelompok tanaman obat, Kecamatan Touluaan tercatat memiliki komoditas jahe dengan luas tanam 0,4 Ha, luas panen 0,79 Ha, produksi 1.441 Kg, dan produktivitas 1,8.
Sementara itu, Kecamatan Tombatu komoditas kubis pada data yang tersedia luas tanam dan luas panen masing-masing tercatat 0, dengan produksi 0 ton dan produktivitas 0.
Secara umum, data tersebut menunjukkan bahwa komoditas hortikultura yang tercatat pada tahun 2025 cukup beragam, mencakup tanaman sayuran, buah-buahan, dan tanaman obat. Dari data yang tersedia, pisang di Kecamatan Pusomaen memiliki produksi terbesar, yaitu 154,26 ton, sedangkan produksi terkecil di antara komoditas yang menghasilkan adalah bawang merah di Kecamatan Belang sebesar 1,38 ton.